Media Mahasiswa
  • Home
  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Media Mahasiswa
  • Home
  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Media Mahasiswa
No Result
View All Result
Home Kampus

Izza Amalia, Mahasiswa UMM yang Jadi Best Delegate di Konferensi Internasional Berkat Inisiasi Board Game Edukasi Lingkungan

April 30, 2026
in Kampus
Izza Amalia, Mahasiswa UMM yang Jadi Best Delegate di Konferensi Internasional Berkat Inisiasi Board Game Edukasi Lingkungan

MALANG, MediaMahasiswa.com – Mahasiswa Magister Sosiologi dari Universitas Muhammadiyah Malang, Izza Amalia, berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Ia meraih penghargaan Best Delegate dalam ajang International Youth Connection Batch 4 yang diselenggarakan di Singapura dan Malaysia pada 20–23 April 2026.

Capaian tersebut tidak lepas dari gagasan inovatif yang diinisiasi secara pribadi oleh Izza Amalia, yakni sebuah board game edukatif bertema lingkungan bernama “Pahlawan PRIMA.” Inovasi ini menjadi bentuk kontribusinya dalam menghadirkan metode pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan berdampak bagi generasi muda.

“Board game Pahlawan PRIMA ini saya inisiasi sebagai media edukasi yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendorong pemain untuk benar-benar memahami dan melakukan aksi nyata dalam menjaga lingkungan,” ujar Izza.

Board game ini mengangkat cerita tentang Pulau PRIMA, sebuah tempat yang awalnya bersih, seimbang, dan penuh kehidupan—dengan air yang jernih, pepohonan yang tumbuh subur, serta udara yang segar. Namun, kondisi tersebut perlahan berubah akibat penumpukan sampah, berkurangnya sumber air, hingga munculnya berbagai bencana karena kurangnya kesadaran manusia terhadap lingkungan.

Melalui narasi tersebut, pemain diajak berperan sebagai “pahlawan” yang berusaha menyelamatkan Pulau PRIMA. Setiap keputusan yang diambil dalam permainan akan memengaruhi kondisi pulau, sehingga pemain diajak berpikir kritis sekaligus bertindak.

Dalam mekanismenya, “Pahlawan PRIMA” dirancang dengan berbagai jenis kartu interaktif yang saling melengkapi. Terdapat kartu aksi baik yang berisi aktivitas seru untuk memperagakan perilaku positif terhadap lingkungan, kartu tantangan yang mendorong pemain melakukan aksi nyata secara langsung, serta kartu risiko yang mengajak pemain menyelesaikan berbagai permasalahan melalui diskusi kelompok. Kombinasi ini membuat proses pembelajaran menjadi lebih hidup, kolaboratif, dan aplikatif.

Pendekatan tersebut menjadikan proses belajar tidak hanya teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman langsung yang membekas bagi para pemain. Izza menilai, metode pembelajaran berbasis permainan mampu meningkatkan keterlibatan sekaligus kesadaran peserta secara lebih efektif.

“Saya melihat bahwa edukasi lingkungan sering kali terasa membosankan. Karena itu, saya ingin menghadirkan pendekatan yang lebih dekat dengan keseharian, sehingga pesan yang disampaikan bisa lebih membekas dan mendorong perubahan perilaku,” tambahnya.

Di akhir kompetisi, tidak hanya Izza yang berhasil meraih penghargaan individu, tetapi timnya juga mendapatkan pengakuan sebagai Best Group, menegaskan bahwa inovasi yang diusung memiliki nilai kolaboratif dan dampak yang kuat di tingkat internasional. (*)

Tags: Universitas Muhammadiyah Malang
ShareTweet

Related Posts

Mengisi Kekosongan Negeri Ginseng, Imigran Asia Tenggara Ubah Wajah Pembangunan Desa Korea
Kampus

Mengisi Kekosongan Negeri Ginseng, Imigran Asia Tenggara Ubah Wajah Pembangunan Desa Korea

Penurunan populasi usia produktif di pedesaan Korea Selatan menuntut pergeseran paradigma pembangunan dari sekadar infrastruktur fisik menuju penguatan integrasi sosial...

Oktober 15, 2026
Belajar Pembangunan Desa dari Korea Selatan, Dosen HI UMM Tekankan Peran Komunitas Multikultural
Kampus

Belajar Pembangunan Desa dari Korea Selatan, Dosen HI UMM Tekankan Peran Komunitas Multikultural

MALANG, MediaMahasiwa.com - Penurunan populasi usia produktif di pedesaan Korea Selatan menuntut pergeseran paradigma pembangunan dari sekadar infrastruktur fisik menuju...

Oktober 13, 2026
Tepis Stigma Rasisme, Korea Selatan Revitalisasi Saemaul Undong Demi Merangkul Keluarga Multikultural
Kampus

Tepis Stigma Rasisme, Korea Selatan Revitalisasi Saemaul Undong Demi Merangkul Keluarga Multikultural

MALANG, Berifakta.com - Terancamnya citra diplomasi global akibat stigma rasisme memaksa Korea Selatan merombak strategi kebudayaannya dari jebakan monokulturalisme menuju...

Oktober 13, 2026
Bukan Sekadar Toleransi Pasif, ‘Penerimaan Penuh Hati’ Kunci Utama Rekatkan Komunitas Asia
Kampus

Bukan Sekadar Toleransi Pasif, ‘Penerimaan Penuh Hati’ Kunci Utama Rekatkan Komunitas Asia

MALANG, MediaMahasiswa.com - Penguatan integrasi kawasan Asia tidak lagi cukup bertumpu pada paksaan militer atau kalkulasi ekonomi, melainkan membutuhkan efektivitas...

Oktober 13, 2026
Next Post
Dari Global Korea ke Global Pivotal State, Dosen HI UMM: Seoul Belum Selesai dengan Krisis Identitasnya

Dari Global Korea ke Global Pivotal State, Dosen HI UMM: Seoul Belum Selesai dengan Krisis Identitasnya

Dari “Barbar Timur” ke “Little China”: Prof. Changzoo Song Bedah Trajektori Panjang Identitas Korea di Kelas HI UMM

Dari "Barbar Timur" ke "Little China": Prof. Changzoo Song Bedah Trajektori Panjang Identitas Korea di Kelas HI UMM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional

Tentang Kami

Media Mahasiswa merupakan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang berdiri secara Independen.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
Secret Link