Fasilitas Tak Terawat, Mahasiswa Mengeluh

30

KULIAH merupakan salah satu kegiatan wajib yang dilakukan mahasiswa di kampusnya masing-masing. Dalam keseharian menuntut ilmu di kampus tidak melulu dilakukan di dalam kelas. Banyak dosen yang memanfaatkan area luar kelas untuk digunakan sebagai tempat mengajar, seperti gazebo, perpustakaan, bahkan hall. Adanya sarana kampus yang memadai, tentu akan menunjang keaktifan dan kenyamanan mahasiswa dan dosen dalam melakukan kegiatannya.

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan perguruan tinggi yang menyediakan fasilitas yang lengkap. Mulai dari area parkir yang luas, dome, perpustakaan, LCD di setiap ruangan, CCTV di setiap sudut kampus, dan area hotspot serta kebutuhan yang menunjang kegiatan akademisnya.

lho kok (1)Namun sayang, berdasarkan pantauan kami, di beberapa lokasi tersebut masih terdapat beberapa fasilitas yang tidak berfungsi dengan baik di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 1 seperti LCD proyektor di beberapa ruang kelas, CCTV, lampu di beberapa titik, LCD TV di lantai 3,5 GKB 1, hingga colokan listrik yang biasa digunakan mahasiswa untuk charging laptop atau handphone mereka juga rusak.

Terkadang kita bisa menjangkau hotspot di satu tempat, namun tidak lama jaringan hostpot itu hilang begitu saja alias tidak stabil. Belum lagi fasilitas kamar mandi yang banyak lumut, bak air kotor dan kunci pintunya rusak.

Saat diwawancarai mengenai hal ini, beberapa mahasiswa mengaku mengeluh dengan banyaknya fasilitas yang rusak dan tidak kunjung diperbaiki. Juga adanya beberapa tempat di kampus seperti aula dan dome yang penggunaannya dipatok harga ketika mahasiswa ingin menggunakannya. Salah satu mahasiswi jurusan Akuntansi, Neni mengatakan bahwa tidak apa-apa ketika mahasiswa membayar untuk menggunakan fasilitas kampus.

“Bolehlah bayar karena bangunan juga butuh perawatan, tapi jangan terlalu mahal, karena kita juga udah bayar SPP tiap semester. SPP kan untuk biaya pendidikan, sedangkan fasilitas tersebut ada untuk menunjang pendidikan kita juga, dan kalaupun kita mau pakai juga gak tiap hari,” ujarnya.

Senada dengan Neni, Vina mahasiswi jurusan Pendidikan Biologi, menekankan adanya kerusakan pada mushola di lantai 2 GKB 1 yang tak kunjung diperbaiki yang akhirnya mengganggu aktifitas dan kenyamanan ibadah.

“Cukup mengganggu karena kalau hujan pasti bocor (musholanya, Red.), tempat wudhunya juga sering mampet dan airnya jadi menggenang,” ungkap Vina.

Lain lagi dengan mahasiswa jurusan Hubungan Internasional yang enggan disebutkan namanya ini. Dalam kesehariannya di kampus, ia menekankan perlu adanya ruangan khusus perokok.

“Yang mengganggu itu smoking areanya terbuka, bukan berupa ruangan. Jadi cukup mengganggu buat saya yang bukan perokok,” katanya.

Ketika ditanya tentang adanya tarif yang ditetapkan kampus untuk penggunaan fasilitas dome ataupun aula, ia tegas mengatakan bahwa hal tersebut tidak wajar.

“Soal gedung yang harus bayar itu gak wajar, ngapain harus bayar kalo itu masih mengatasnamakan UMM? Rubah nama aja lebih baik. Wajib bayar buat orang luar aja, baru bisa masuk akal,” tambahnya.lho kok (5)

Setelah dikonfirmasi, menurut pihak kampus, fasilitas-fasilitas yang tersebar jumlahnya banyak, sehingga menyulitkan bagian pengelola untuk mengecek kondisi fasilitas-fasilitas tersebut.

“Karena jumlah fasilitas di kampus ini banyak, mungkin belum tahu (kalau ada yang bermasalah, Red.),” jelas Pembantu Dekan (PD) III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Abdullah Masmuh saat kami konfirmasi di kantornya, Kamis (30/5).

Untuk mengatasi hal tersebut, Masmuh mengatakan mahasiswa dapat mengadukan permasalahan mengenai fasilitas tersebut kepada pihak kampus sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

“Mahasiswa sesuai dengan fakultasnya menginformasikan area mana saja ke PD II, nanti PD II mengontak kepala Biro Administrasi Umum (BAU) nanti akan memerintahkan crewnya untuk membenahi,” tambahnya.

Ada dua cara untuk menginformasikan fasilitas kampus yang tidak berfungsi dengan baik atau bahkan rusak kepada pihak kampus.

“Menginformasikan bisa lisan juga bisa tulisan,” katanya. (fpr/bsa/fwar/nts)

You might also like

Comments