BBM Naik (Lagi), Mahasiswa Menjerit

8

Sejak diputuskan Senin (17/6) malam kemarin, BBM akhirnya resmi naik. Keputusan ini tentunya menimbulkan gelombang protes di beberapa daerah, termasuk juga di Malang. Siang hari sebelum keputusan, ratusan mahasiswa Malang bergerak menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malang. Berikut beberapa foto hasil bidikan Fandi Wijaya Ardian Rochmatulloh.

1
LEWAT – Sebuah truk tangki BBM milik Pertamina melintasi rombongan pengunjuk rasa AMPERA di depan MATOS. Para pengunjuk rasa protes akan kenaikan BBM yang direncanakan pemerintah dekat-dekat ini (17/6). (Fandi/MM)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2
TURUN JALAN – Para pengunjuk rasa AMPERA (Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat) memprotes akan kenaikan BBM yang direnacanakan pemerintah(17/6). (Fandi/MM)

 

 

 

 

 

 

 

 

3
RAKYAT MENANGIS – Aksi teatrikal dari Massa AMPERA menunjukkan bahwa keanikan BBM membuat rakyat semakin menderita (17/6). (Fandi/MM)

 

 

 

 

 

 

 

 

4
IKUT SERTA – Salah satu demonstran dari Universitas Brawijaya membawa atribut penolakan kenaikan BBM dengan gambar Eyang Subur (17/6). (Fandi/MM)

 

 

 

 

 

 

 

 

8
MENEROBOS MASUK – Massa dari KAMMI mendorong pagar masuk kantor DPRD Kota Malang yang dihadang oleh polisi. Mereka menuntut semua anggota DPRD menyetujui penolakan kenaikan BBM (17/6). (Fandi/MM)

 

 

 

 

 

 

 

 

5
BERHASIL MASUK – PERWAKILAN dari para demonstran diijinkan masuk oleh polisi untuk menyerahkan surat penolakan kenaikan harga BBM kepada semua anggota DPRD (17/6). (Fandi/MM)

 

 

 

 

 

 

 

 

6
AKSI BAKAR atribut dari para demonstran warnai unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM di depan kantor DPRD Kota Malang (17/6). (Fandi/MM)

 

 

 

 

 

 

 

You might also like

Comments