Peduli Kondisi Petani, Mahasiswa Peringati Hari Tani Nasional.

8
MALANG KOTA, Mediamahasiswa.com –  Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh setiap 24 September, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Komisariat Aufklarung, menggelar aksi damai di pelataran gerbang utama kampus III UMM, Selasa (24/9).
Aksi kali ini mengusung tema “Landreform Sejati Tanah Untuk Rakyat”. Menurut ketua pelaksana aksi, Eko Novianto, tema tersebut diambil berdasarkan kondisi para petani di Indonesia saat ini yang kurang diperhatikan oleh segenap masyarakat termasuk mahasiswa. “Keadaan tani pada hari ini kan minim disikapi oleh masyarakat pada umumnya, tapi kita coba konkretkan kepada mahasiswa,” ungkapnya.
Dalam aksi yang baru digelar tahun ini ditampilkan patung-patung orang. Patung-patung orang ini sekujur tubuhnya dilumuri cat putih hingga kebagian wajah. Total patung orang yang ditampilkan berjumlah 10 patung yang dibagi menjadi empat fase jaman yakni sebelum Belanda datang ke Indonesia, saat kolonialisme, pasca kemerdekaan dan fase yang terakhir adalah patung orang yang menggambarkan kondisi petani saat ini.
Eko menjelaskan tentang makna dari patung-patung tersebut yakni memberikan gambaran kepada masyarakat tentang kondisi petani di Indonesia sejak dulu hingga era reformasi sekarang yang tingkat kesejahteraanya masih rendah. “Ini lho kondisi petani yang dari jaman kolonial sampai hari ini masih belum terselesaikan,” jelasnya. Aksi kali ini juga diisi dengan aksi teatrikal, musikal dan pembacaan puisi.
Di akhir wawancara, Eko berpesan kepada segenap masyarakat khusunya mahasiswa agar terus berjuang untuk kepentingan petani. “Tak ada perjuangan sia-sia, yakinlah penindas pasti binasa,” ucap mahasiswa jurusan teknik sipil ini dengan semangat.
Aksi yang berakhir sekitar pukul 21. 30 tersebut mendapat respon yang positif dari para penonton. Salah satunya datang dari Widya. Ia mengungkapkan aksi ini memberikan banyak pemahaman kepada anak muda seperti mahasiswa tentang kondisi petani dan juga memberikan semangat untuk membela kaum tani.(bsa)

You might also like

Comments