Fajar Ardiansyah, Comic Local Rasa ‘Impor’

15
Fajar Ardiansyah (doc. FB Fajar Ardiasnyah)
Fajar Ardiansyah (doc. FB Fajar Ardiasnyah)

Stand Up Comedy sudah menjadi gaya komedi baru yang lagi tren di Indonesia saat ini. Banyak Comic (sebutan untuk Stand Up Comedian) mencoba peruntungannya dengan berbagai gaya dan ciri khasnya masing-masing, termasuk Fajar Ardiansyah. Dia Comic lokal Malang, tapi rasa ‘impor’.

Annisa Rizki Ananda, Reporter Media Mahasiswa.

Comic yang bernama lengkap Fajar Ardiansyah beda dari comic-comic yang biasanya stand up. Dia menggunakan bahasa inggris ketika melakukan stand up comedy. Awalnya dia menggunakan bahasa inggris karena masalah personal ketika dia stand up menggunakan bahasa indonesia. “Feelnya gak dapet dan ngeboom (istilah standup comedy untuk komedi yang tidak lucu, Red.), dan pas pake bahasa inggris feelnya dapet banget dan menambah wawasan juga,” ujar comic berambut sedikit gondrong ini.  Awal 2011 adalah awal ia memulai karirnya dibidang stand up comedy, dan pada waktu itu ia masih menggunakan bahasa Indonesia.

Selama dua tahun dirasa tidak ada feel dan ngerasa ngeboom, akhirnya Fajar memutuskan untuk stand comedy berbahasa inggris. Semua berawal dari Jak Fringe Internasional Festival pada November 2012. Disanalah ia memulai memberanikan diri untuk stand up menggunakan bahasa inggris. Reggy adalah orang yang pertama kali mengajak comic yang menempuh pendidikan sarjana Strata-1 (S-1) di salah satu Universitas Swasta di Malang ini. Misi atau tujuan dari Fajar ketika stand up menggunakan bahasa inggris yakni untuk edukasi dan mengibur. Tujuan untuk edukasi dan mengibur dari bahasa inggris memang disengaja demikian. Menurutnya Stand up comedy pasti ada sesuatu dan pesan yang disampaikan. Bagi penonton yang mengerti atau tidak bahasanya itu tergantung penontonnya. “Selama saya dan mas Reggy menggunakan bahasa inggris dan penonton ngerti itu udah masuk feelnya dan dapat bisa mencairkan suasana, otomatis penonton ngerti apa yang kita sampaikan,” kata Fajar. Walaupun tidak sepenuhnya mereka mengerti bahasa inggris, tapi ada beberapa kalimat-kalimat bahasa inggris yang meraka pahami. “Dari mimik wajah dan ekspresi dari comic itulah mereka bisa menangkap apa inti dari stand up comedy tersebut,” tambah fajar. (***)

You might also like

Comments