Asa

5

Oleh: Nova

Termenung menatap langit

Dengan hati was-was

Tak menentu…

Arahnya…

Aku selalu berharap bahwa takdir

Akan mempertemukan kita

Tenyata…

Hanya asaku saja yang berlari ke sana…

Aku berharap

Kau tak menyeberangi

Lautan jiwaku

Lapi kau lakukan itu

Hingga kau kini

Menjadi bagian asaku yang semu

Tetapi…

Entah kenapa batinku membisikkan kau tak sekedar asa

Kau akan menjelma menjadi

Sang dewa

Di jiwaku yang hampa

Dan kosong…

Puing-puing jiwaku

Mulai terbangun kokoh

Karena namamu itu

Mulai merasuk  ke jiwaku ini

Bunga jiwaku yang layu

Kini mulai mekar

Karena ingin menyambut kehadiranmu

Walau itu hanya asaku yang tertinggal di benakku

 

You might also like

Comments