Ketika Cinta di Atas Persahabatan

31

Judul                : Serpihan Hati

Pengarang         : Risty Nandatya

Penerbit             : deTEENS

Tebal Halaman  : 180

Terbitan Pertama    : September 2013

Dunia perbukuan kini tak hanya dihuni oleh penulis-penulis tua. Penulis-penulis muda mulai bermunculan seiring menjamurnya buku-buku bergenre remaja. Di toko-toko buku sudah banyak ditemui rak khusus yang menampung buku-buku semacam ini.

Risty Nandatya merupakan salah satu penulis yang ikut andil meramaikan dunia literasi bersegmen remaja. Pilihannya pas dengan usianya yang kini masih muda, lahir 17 Agustus 1995.

Novel yang ditulis Risty berjudul “Serpihan Hati”. Berkisah tentang empat remaja bernama Vila, Rahma, Dimas dan Mamat.

Vila dan Rahma sudah berteman akrab sejak kecil. Mereka bertemu saat suatu kali ikut ibunya berbelanja di salah satu supermarket. Ternyata, ibu mereka sudah saling kenal dan bersahabat sejak SMA (hlm. 7). Dari situlah Vila dan Rahma mulai akrab. Bahkan tak jarang orang-orang menganggap mereka saudara kembar lantaran berwajah mirip. Terlebih lagi mereka suka membeli barang-barang seperti baju, sepatu, dan lainnya dengan warna, model, dan bentuk yang sama. Persahabatan mereka bertahan hingga memasuki bangku kuliah.

Seiring bergulirnya waktu, Vila mulai mengenal sosok Dimas dan ia jatuh hati kepadanya. Hari-hari Vila dilalui dengan menyimpan perasaannya tanpa mengungkapkan kepada Dimas. Dia mengira bahwa Dimas pun menyukainya. Namun, kenyataan berkata lain. Dimas ternyata tidak mencintainya. Justru ia menaruh hati kepada karibnya sendiri, Rahma. Bahkan Dimas meminta Vila untuk membantunya mendapatkan hati Rahma.

Susah-payah Vila mencoba menetralkan perasaannya, menguasai hatinya saat berada di depan sahabatnya itu. Di tengah berguncangnya hati, Vila masih harus memikirkan kebahagiaan temannya, memikirkan bagaimana cara nyomblangin Dimas dengan Rahma.

Akhirnya dia menemukan ide. Sebuah acara besar yang digelar di kampusnya akan dijadikan arena untuk menyatukan mereka berdua. Acara tersebut akhirnya sukses berkat peran Mamat. Dimas pun berhasil mendapatkan hati Rahma (hlm. 99-101).

Setahun Vila mencoba memendam perasaannya dan menjauh dari kehidupan teman-temannya; Rahma, Dimas, dan Mamat. Dia pun membuang segala kenangan tentang masa kecilnya bersama Rahma. Vila membenci atau lebih tepatnya iri terhadap Rahma hingga membuat persahabatan mereka semakin hari bertambah retak. Vila selalu mencoba menjauh dari mereka sampai akhirnya ia tak mampu lagi memendam perasaannya, dia marah-marah tak sanggup menyaksikan pertunangan Dimas dengan Rahma.

Vila dan Rahma terlibat tabrakan hebat. Mereka luka parah karena Vila tidak bisa mengendalikan emosinya saat mengendarai mobil. Mereka koma selama 4 hari (hlm. 170) dan pada saat itulah Dimas buru-buru pergi ke rumah sakit karena mengetahui Soundcloud milik Vila yang berisi tentang perasaan terhadap dirinya. Ketika akan ke rumah sakit, Dimas tertabrak truk dan meninggal.

Meskipun berat bagi Vila dan Rahma melepaskan sang pangeran idaman, namun mereka mencoba berdamai dengan perih, berdamai dengan luka hingga dalam penutup alurnya Risty mengemas dengan cerita Vila dan Rahma kembali bersahabat. Mereka mencoba mengikhlaskan kejadian buruk itu. Tidak ada lagi yang mereka perebutkan, tak perlu lagi mengingat serpihan-serpihan hati yang patah, perih, dan rapuh. Yang ada hanya memungut kembali kepingan-kepingan hatinya yang berhamburan.

Demikianlah penulis mengemas serta membumbui certitanya, cerita remaja dengan ciri khas loe-gue. Ada banyak hikmah yang bisa didapatkan. Menarik sekali. Selengkapnya silahkan baca buku setebal 180 halaman ini. Dan temukan keunikannya!

Peresensi: Lailatul Qamariyah, Siswi SMK Nurul Huda Gung-ging Bluto Sumenep. Bergiat di Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Bluto.

You might also like

Comments