Asap Belerang Ganggu Upacara Kasada

15

PROBOLINGGO KABUPATEN, Mediamahasiswa – Upacara Yadna Kasada merupakan upacara untuk menghormati  para leluhur suku Tengger. Upacara ini dilaksanakan pada tanggal 14  bulan kasada, bulan ke-10 pada penanggalan kaum Tengger.

Namun pada upacara kali ini terdapat gangguan. Asap belerang yang berasal dari kawah Gunung Bromo menyelimuti daerah sekitar Gunung Bromo sehingga menimbulkan aroma yang menyengat, sehingga ada wisatawan maupun warga sekitar yang batuk-batuk hingga muntah karena tidak tahan dengan aromanya. Namun upacara tetap digelar dan para warga yang mengarak sesajen dai Pura Luhur Ponten ke puncak kawah Gunung Bromo menggunakan penutup hidung. Berikut beberapa momen yang diabadikan fotografer kami Fandi Wijaya Ardian Rohmatullah.

 

PENUNGGANG KUDA - Seorang penunggang kuda menutupi hidungnya saat menuju ke puncak kawah Gunung Bromo. Belerang di sana sangat menyengat sehingga menganggu pernafasan[Fandi/MM]. (12/08)
PENUNGGANG KUDA – Seorang penunggang kuda menutupi hidungnya saat menuju ke puncak kawah Gunung Bromo. Belerang di sana sangat menyengat sehingga menganggu pernafasan[Fandi/MM]. (12/08)
MENYENGAT - Aroma belerang di kawah Gunung Bromo sangat menyengat sehingga para warga maupun wisatawan harus menutupi hidungnya. [Fandi/MM] (12/08)
MENYENGAT – Aroma belerang di kawah Gunung Bromo sangat menyengat sehingga para warga maupun wisatawan harus menutupi hidungnya. [Fandi/MM] (12/08)
MENYENGAT - Seorang ibu menutupi hudungnya dengan kain saat menuju ke puncak kawah bromo. ia membawa sesajen guna untuk dilarung ke kawah bromo. [Fandi/MM] (12/08)
MENYENGAT – Seorang ibu menutupi hudungnya dengan kain saat menuju ke puncak kawah bromo. ia membawa sesajen guna untuk dilarung ke kawah bromo. [Fandi/MM] (12/08)
TURUN - Aroma belerang di kawah Gunung Bromo sangat menyengat sehingga para warga maupun wisatawan harus menutupi hidungnya. Ibu ini menutupi hidungnya seusai dari puncak kawah bromo [Fandi/MM] (12/08)
TURUN – Aroma belerang di kawah Gunung Bromo sangat menyengat sehingga para warga maupun wisatawan harus menutupi hidungnya.
Ibu ini menutupi hidungnya seusai dari puncak kawah bromo [Fandi/MM] (12/08)
TETAP MAJU - Warga suku Tengger membawa sesajen ke puncak kawah bromo. Walau aroma belerang menyengat ia tetap melanjutkan langkahnya ke puncak kawah bromo [Fandi/MM] (12/08)
TETAP MAJU – Warga suku Tengger membawa sesajen ke puncak kawah bromo. Walau aroma belerang menyengat ia tetap melanjutkan langkahnya ke puncak kawah bromo [Fandi/MM] (12/08)

You might also like

Comments