Siapa (aku)?

8

Kala itu matahari mulai meninggalkan siang.

Kuhempaskan raga yang lelah ini

Di ranjang yang tak berkaki

Menghela nafas dari segala penat aktifitas

Memandang langit-langit, memejamkan mata.

Sebuah angan melintas di kepala

Kelak aku ini siapa? Untuk siapa? Dengan siapa?

Apakah aku menjadi orang yang berguna

Ataukah hanya menjadi sampah?

Apakah aku dapat mensejahterakan mereka

Ataukah hanya bisa meminta upah?

Sejatinya tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok

Namun aku percaya perjuangan hari ini tidak akan sia-sia

Ya Tuhan, ridhoi segala gerak ku ini.

Hingga aku tahu “siapa aku”.

 

(Luthfi Ainurroziq, Teknik Informatika UMM)

You might also like

Comments