Geram Masalah KRS, Mahasiswa Orasi Depan Rektorat

22

MALANG KOTA, MediaMahasiswa.com – Seakan masalah KRS Online diabaikan, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar aksi unjuk rasa pada Senin pagi, (6/4). Aksi unjuk rasa ini ditujukan guna mempertanyakan kelanjutan sistem KRS Online yang semrawut.

Dalam aksinya yang bermula di depan perpustakaan pusat UMM, mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UMM menuntut untuk mengevaluasi sistem KRS agar tidak muncul korban baru serta meminta pihak universitas untuk bertanggungjawab terhadap mahasiswa yang menjadi korban KRS.

Korban KRS online yang mereka sebutkan yakni mahasiswa yang pada saat itu sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mahasiwa yang tidak bisa meninggalkan lokasi KKN justru harus cuti kuliah karena terlambat melakukan KRS, padahal pihak kampus menjanjikan untuk menyediakan KRS online susulan bagi mahasiswa yang sedang KKN (baca : Abaikan Memo Rektor, BAA Sangkal Kesalahan Sistem).

Korban lain dari KKN yakni mahasiswa yang mengalami sistem error, yang seharusnya mahasiswa tersebut bisa mengambil 24 SKS justru yang muncul di KRS hanya 18 SKS.

Aksi unjuk rasa mahasiswa berlanjut ke gedung rektorat UMM, namun gerakan mereka dihadang oleh pihak keamanan kampus, alhasil terjadi perdebatan di antara mereka. Tidak mau adanya keributan, akhirnya pihak kampus menyetujui diadakannya audiensi dengan pihak BAA. (*/dn/fwar)

You might also like

Comments