BEM UMM Adakan Dialog Interaktif Bersama Kepala BNN Jatim

11

MALANG KOTA, mediamahasiswa.com – “Jangan sekali-sekali mencoba (red: narkotika atau narkoba), kalau mencoba masa depan akan rusak!” Jelas Brigadir Jenderal Drs. Sukirman selaku kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur.

Penyampaian peringatan tersebut diulang beberapa kali di akhir penyampaian materinya tentang tipologi peredaran narkotika di dunia pendidikan dan rencana BNNP Jatim dalam upaya pencegahan peredaran gelap narkotika.

Tidak hanya Sukirman, direktur utama RS Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat yaitu Dr. Laurentius P, Sp.KJ, MKK serta Aini Anifatin S.Kp. M. Kep, dosen senior Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (FIKES UMM) ikut menjadi narasumber dan pemateri dalam dialog interaktif mahasiswa yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMM pada (14/04).

Diperkirakan jumlah penyalah guna narkoba sebanyak 3,8 juta sampai 4,1 juta orang atau sekitar 2,10% sampai 2,25% dari total seluruh penduduk Indonesia yang beresiko terpapar narkoba di tahun 2014 (sumber: Laporan Survei Perkembangan Penyalahguna di Indonesia Tahun Anggaran 2014).

“Kami menemukan bandar narkoba,” ujar Sukirman lalu melanjutkan “dan lebih mengejutkan lagi bandar narkoba tersebut ada di Malang,” katanya sambil mengarahkan telunjuknya ke bawah kemudian diikuti suara riuh peserta dialog interaktif.

Narkoba serupa dengan mesin pembunuh massal pasalnya tak hanya orang dewasa tapi remaja sebagai generasi muda bangsa telah menjadi incaran para bandar narkoba. Apalagi ditemukannya bandar narkoba di Malang dan gudang narkoba di Sidoarjo telah membuktikan bahwa transaksi jual beli narkoba masih belum tertuntaskan.

Lewat dialog interaktif ini mahasiswa dapat mengetahui perkembangan narkotika di Indonesia serta bagaimana resiko kejiwaan dan gangguan lain yang ditimbulkan. Nindi Wulandani, salah seorang peserta berpendapat bahwa seorang mahasiswa tidak etis jika mengonsumi narkoba.

Mahasiswi Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMM tersebut menuturkan ketertarikannya mengikuti dialog interaktif, baginya acara dialog interaktif ini mengedukasi mahasiswa. Ia berharap penyuluhan akan narkoba dan uji tes urin bagi seluruh mahasiswa agar terdeteksi siapa yang memakai dan segera direhabilitasi. Mahasiswi jurusan bahasa Inggris itu juga berpesan, “Be great student and say no to drugs for your life.” (apn/ta)

You might also like

Comments