Apa Sebenarnya Fungsi Presiden Mahasiswa

205

Oleh : Arul Ivansyah*

Akhir-akhir ini,saya sering melihat banner-banner atau poster-poster besar menempel dan bertebara di dinding dan sudut kampus, khususnya di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kampus3. Banner dan poster-poster tersebut memajang foto dua orang yang sedang berpose gagah (ada beberapa yang cantik) menggunakan almamater merah marun. Selain tertarik dengan foto mereka, saya juga tertarik dengan nama dan nomer yang tercantum di bawah foto mereka. Tapi yang membuat saya tertarik dari baner dan poster-poster tersebut ialah, ada beberapa foto yang menampilkan prestasi-prestasi mereka. Belakangan saya tahu, ternyata mereka adalah calon presiden mahasiswa UMM.

Setelah melihat banner yang katanya merupakan reprentasi dari calon presiden mahasiswa tersebut, begitu banyak pertanyaan yang menggumpal menjadi satu di kepala penulis.

Apa sebenarnya fungsi dari presiden mahasiswa?

Apa dampak yang diberikan oleh presiden mahasiswa terhadap subjek mereka?

Bahkan penulis saya sempat “curhat” di twitter mengenai mereka yang katanya presiden mahasiswa. Begini ciutan saya tentang hal tersebut “Presiden mahasiswa yang dulu saja, saya tidak tahu, sekarang sudah mau pemilihan lagi? Salah siapa?

Sudah 4 semester, saya menempuh kuliah di kampus tercinta. Artinya sayasudah lebih dari 2 tahun mondar mandir di kampus, tetapi belum menemukan apa fungsi sebenarnya dari Presiden Mahasiswa. Apakah presiden mahasiswa memiliki peran penting dalam kebijakan yang diambil oleh petinggi kampus? Jika iya, apa saja? Apa dalam kebijakan kampus untuk menggratiskan biaya parkir beberapa waktu lalu ada campur tangan presiden kampus?

Saya masih ingat betul saat Perkenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) dulu, Presiden Mahasiswa waktu itu yang bahkan sampai sekarang saya tidak tahu namanya hanya teriak-teriak di atas panggung. Apa memang Presiden Mahasiswa ini tidak ada fungsinya atau penulis saja yang terlalu apatis?

Menilik dari apa sebenarnya fungsi Presiden Mahasiswa di atas, saya menjadi ragu.Apakah Presiden Mahasiswa memiliki dampak signifikan dalam penentuan dan pengambilan keputusan yang berlangsung di kampus sendiri.

Sebenarnya jika ingin mengetahui Presiden Mahasiswa kampus, saya tinggal mencari di internetsaja, tapi itu hanya untuk orang-orang yang tidak punya pekerjaan. Saya bahkan sempat menanyakan hal itu kepada beberapa teman, dan hasilnya seperti yang saya duga, banyak yang tidak tahu siapa Presiden Mahasiswanya.

Dalam konteks ini, menurut saya mahasiswa “biasa” tidak bisa disalahkan. Menurut saya,yang patut disalahkan adalah Presiden Mahasiswa itu senidiri karena tidak bisa dekat dengan mahasiswa atau subjeknya. Seharusnya jika memang ingin dikenal dan dianggap ada di kampus Presiden Mahasiswa harus lebih dekat dengan mahasiswa.

Jika keadaan seperti ini bertahan hingga pemilihan berikutnya, saya pikir, ada atau tidak adanya Presiden Mahasiswa, tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap mahasiswa atau aktifitas di kampus itu sendiri.

  • : mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang

You might also like

Comments