Pemerintah Turki: Upaya Kudeta Gagal, Pemimpin Kudeta akan Dihukum Berat

11

PERDANA Menteri Turki, Binali Yildrim mengatakan 2.839 orang melancarkan upaya kudeta, tetapi menyatakan bahwa tahap pertama upaya itu gagal dan warga Turki akan melanjutkan kembali kegiatan mereka sehari-hari.

Sedikitnya 265 orang tewas sejak Jumat malam dalam upaya kudeta Turki, termasuk 161 warga sipil dan 104 orang yang “berkomplot melakukan kudeta,” menurut pihak berwenang Turki. Para pemimpin kudeta mengatakan dalam pernyataan lewat email bahwa mereka “masih terus berjuang.”

Bandara di Istanbul telah dibuka kembali. Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan maskapai Turki akan mulai beroperasi, dan bandara di Ankara akan segera dibuka kembali. Perdana Menteri Yildrim mengumumkan Turki telah menunjuk kepala staf angkatan darat sementara.

“Upaya kudeta itu dilancarkan oleh sekelompok kecil orang dalam militer,” kata Kementerian Luar Negeri Turki.

Tayangan video menunjukkan para tentara yang sebelumnya merebut gedung CNN Turk, telah ditangkap. Stasiun TV itu telah melakukan siaran kembali ke seluruh negara itu. 

Kepala NATO Jens Stoltenberg menyerukan ketenangan, mengatakan Turki adalah sekutu NATO yang berharga.

Presiden AS Barack Obama terus mengikuti perkembangan terbaru. Obama dan Menteri Luar Negeri John Kerry mengatakan semua pihak di Turki harus mencegah pertumpahan darah dan mengembalikan pemerintahan yang terpilih secara demokratis.

Perdana Menteri Yildirim mengatakan kepada TV Turki bahwa pemerintahan terpilih tetap berkuasa. TV melaporkan bom mengenai gedung parlemen Turki. TV juga melaporkan sebuah jet pejuang Turki berhasil menembak jatuh helikopter yang digunakan oleh para pihak yang berkomplot.

Erdogan berpidato kepada rakyat, mengatakan bahwa banyak perwira militer ditangkap. Dia juga mengatakan Kabinet Turki berfungsi dan menambahkan bahwa dia tidak akan kemana-mana, serta menyebut pihak yang berkomplot itu berkhianat. Ribuan orang mematuhi seruan Erdogan untuk melanggar jam malam dan turun ke jalan-jalan. Kerumunan massal menyambutnya ketika dia tiba di bandara Istanbul.

“Para pemimpin kudeta itu merupakan faksi kecil dalam militer, dan mereka akan gagal dan merasakan akibatnya,” imbuhn Presiden. [vm]

sumber : www.voaindonesia.com

You might also like

Comments