Akan Lelang Ratusan Sepeda Angin, Komitmen Program Green and Clean UMM Dinilai Memudar

24

 

MALANG KOTA, Mediamahasiswa.com – Masih segar di ingatan para sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada November 2013 lalu, tahun dimana UMM mulai menerapkan kampus bebas kendaraan bermotor dan mulai menggalakkan program Go Green and Clean. Program yang ditandai dengan peluncuran kegiatan bersepeda santai (fun bike) dengan menjadikan helipad UMM sebagai titik start dan finish ini diikuti oleh dosen, karyawan serta mahasiswa kampus putih.
Rektor UMM Fauzan yang kala itu masih menjabat sebagai Pembantu Rektor II menjelaskan bahwa komitmen program Green and Clean ini merupakan terobosan UMM untuk menciptakan iklim kampus yang sehat dan hemat energi. Konsep ini akan diintegrasikan dengan konsep kampus wisata edukatif yang membuat nyaman siapa saja
yang berada di dalamnya, termasuk para pengunjung. Untuk mendukung program ini UMM telah menyediakan 350 sepeda angin dengan berbagai tipe, dan dalam waktu dekat jumlah itu akan ditambah hingga mencapai ribuan untuk memfasilitasi lalu lintas dosen, karyawan, dan mahasiswa di dalam kampus, paparnya. “Program ini menyentuh langsung pada substansi, jadi bukan sekedar kampanye ramah lingkungan yang simbolik,” jelasnya.
Setelah peluncuran pada November 2013 lalu, program Go Green and Clean ini mulai menuai dukungan dari mitra kerja UMM, yakni Bank Nasional Indonesia (BNI). BNI mendukung program tersebut dengan memberi bantuan berupa 25 unit tenda parker sepeda angin. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh CEO BNI Wilayah Jawa Timur
Dasuki Amir kepada Rektor UMM yang saat itu masih diemban oleh Prof. Muhadjir Effendy. MAP pada Kamis (23/1/2014). Amir menyebut bahwa bantuan yang diberikan BNI merupakan bagian dari dukungan terhadap UMM yang mempelopori kampus ramah lingkungan. “Program UMM Green and Clean sangat bagus karena mengurangi
ketergantungan kita pada kendaraan bermotor, sekaligus membuat udara jadi sehat dan bebas polusi,” terangnya Dasuki.
Sukses pada 2014, pada Februari 2015 UMM kembali mengukuhan diri sebagai kampus yang pro lingkungan melalui senam dan kerja bakti sebagai gerakan nyata dalam mendukung program Go Green and Clean. “Sebagai kampus swasta terbesar, UMM mulai menata agar kendaraan bermotor nantinya tidak melintas dan berseliweran di
dalam area kampus, dan untuk itu juga UMM menyediakan sepeda angin sebagai pengganti lalu lintas yang sehat,” terang Fauzan.
Sepeda Angin Bakal Dilelang?
Tak banyak orang yang tahu baik karyawan, dosen maupun mahasiswa terkait kabar pelelangan sepeda angin yang dilakukan oleh UMM. Kabar pelelangan ini mulai terendus melalui facebook dengan nama akun Aryo Sunaryo yang diunggah pada grup jual beli ”Pasar Malang (pusat jualan kaki lima)”. Wartawan Mediamahasiswa
mengonfirmasi biro perlengkapan UMM sebagai pihak yang bertanggung jawab atas sepeda angin di UMM terkait isu penjualan sepeda ini. “Pelelangan sepeda UMM itu memang benar, tapi terkait kapan akan dilelang masih belum tahu karena kami menunggu SK (Surat keputusan) Rektor serta panitia yang akan melelang sepeda tersebut”, jelas salah satu staff Biro Perlengkapan.

Di tempat yang berbeda, wartawan Mediamahasiswa juga mengonfirmasi terkait isu pelelangan ini pada petugas yang bertanggung jawab atas perawatan sepeda angin UMM. “Sepeda yang dilelang kisaran 100 buah,” ujarnya. Jika kabar pelelangan sepeda itu memang benar adanya, otomatis UMM sudah tidak lagi berkomitmen dengan program Go Green and Clean yang sudah dibangun sejak 2013. (*/mri/aai)

You might also like

Comments