Transfer Ilmu Melalui Audio Visual Di Kelas Sekolah Dasar

22

MALANG KABUPATEN, Mediamahasiswa.com – Sekolah adalah tempat untuk memperoleh ilmu sebanyak-banyaknya baik didalam kelas maupun di luar kelas. Pembelajaran yang digagas oleh divisi pendidikan dan keagamaan dari KKN 103 UMM menggunakan cara pembelajaran yang berbeda untuk siswa SDN 2 Pandanrejo, desa Pandanrejo Kecamatan Pagak Kabupaten Malang.

Transfer ilmu tidak hanya dilakukan melalui pembelejaran formal dengan memberikan soal maupun tugas kepada para siswa seperti biasanya, melaikan dengan metode Audio Visual. Seperti yang dilakukan oleh KKN 103 UMM yang bekerjasama dengan Kine Klub UMM ini dengan perantara Film yang berjudul “Mak Cepluk” oleh Wahyu Agung Prasetyo. Film ini bergenre anak-anak menceritakan tentang salah satu permainan tradisional yaitu mak cepluk itu sendiri, bagaimana cara bermain permianan ini secara grub, dan beberapa pesan yang disampaikan yakni kejujuran dan penjelasan bahwa anak perempuan juga punya kesempatan untuk berkemampuan setara dengan anak laki-laki.

Penanyangan film ini dilakukan secara 2 tahap, yaitu mulai dari kelas 1, 2 dan 3 yang dikumpulkan di satu kelas, dilanjutkan kelas 4, 5, dan 6. Siswa/i SDN 2 Pandanrejo terlihat senang dan ceria saat film diputarkan oleh mahasiswa KKN 103 UMM.

“Pembelajaran melalui audio visual salah satunya dengan film seperti ini sangat membantu dalam proses belajar mengajar, karena proses belajar di sekolah tidak hanya dalam bentuk mengerjakan soal-soal saja, tetapi dengan menonton film yang tepat sesuai usia, seperti film “Mak Cepluk” ini harapannya bisa memberikan pelajaran yang menyenangkan untuk siswa/i dan yang pastinya tidak merasa jenuh, tapi tentunya pembelajaran yang ada dalam film juga harus harus disesuaikan terlebih dahulu dengan kebutuhan siswa/i, ujar Anggi Mistu salah satu anggota Humas KKN 103 UMM.

Tanggapan para guru SDN 2 Pandanrejo juga baik dan mendukung metode pembelajaran yang digagas oleh divisi Pendidikan dan Keagamaan KKN 103 UMM.

“Menarik ya, dari film saja anak-anak bisa juga menyerap beberapa ilmu sekaligus. Semoga kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan sekali ini saja semoga nanti bisa dikakukan lagi. Kegiatan ini juga sekaligus bisa untuk sarana hiburan anak-anak tentunya. Setelah penat belajar bisa sekedar istirahat menonton film namun sebenarnya tetap mendapat  pesan pembelajaran juga”, tambah Siti Amalah, guru kelas 4 SDN 02 Pandanrejo. (humas kkn 103/ta)

You might also like

Comments