Dapat Jas, Dokter Kecil SDN Kluwut 01 Bisa Tangani Luka Sendiri

72

KLUWUT, MALANG KABUPATEN, Mediamahasiswa.com – Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 123 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membentuk tim dokter kecil yang merupakan siswa SDN Kluwut 01 kecamatan Wonosari, kabupaten Malang Kamis (3/8) siang.

Pembentukan dokter kecil ini untuk mensosialisasikan penanganan atau perawatan tepat dan sederhana yang mudah dilakukan oleh anak-anak. Pelaksanaan kegiatan didampingi langsung oleh Ratika Velanuari Rostagama (20) dan Aditya Henerik Risamasu (22), mahasiswa kedokteran, dan Novi Setyo Savitri Putri Widodo (22) seorang mahasiswi ilmu keperawatan.

Ada 24 peserta yang antusias mengikuti acara dokter kecil ini. Kegiatan diawali dengan salam pembuka dari moderator yang menjelaskan sekilas mengenai fungsi dokter kecil. Setelah itu dilanjutkan dengan pembagian tiga kelompok diskusi. Masing-masing kelompok didampingi pleh satu tentor. Tiap kelompok juga mempunyai satu perwakilan anak untuk maju mempraktikkan materi yang sudah disampaikan.

Dalam penyampaiannya, Putri menyampaikan materi tentang luka tusuk dan cara penanganannya.

“Untuk menangani luka tusuk, penanganan pertama dengan mencuci tangan untuk menjaga kebersihan korban, kemudian mengeringkan tangan dengan kain bersih dan kering. Selanjutnya melihat keadaan luka, jika tusukan kecil dapat langsung dicabut, jika keluar darah segera tekan menggunakan kasa. Kemudian cuci luka dengan air bersih. Berikan obat luka, lalu cuci kembali dengan air mengalir. Kemudian keringkan luka dengan plester,” jelasnya.

Ratika menambahkan bahwa ada jenis luka lain yang penting juga diketahui peserta, yakni luka lecet.

“Langkah awal menanganinya dengan mencuci tangan dan melihat keadaan luka. Karena luka lecet biasanya kotor, maka harus dibersihkan dulu dengan air mengalir. Kemudian berikan obat antiseptic untuk mencegah infeksi. Luka yang sudah diobati ditutup dengan kasa dan plester,” terang Ratika.

Sementara Aditya menyampaikan materi tentang penanganan pertama dan sederhana untuk luka kecil.

“Cuci tangan dulu, lalu melihat seberapa parah pendarahannya. Untuk menghentikan pendarahan, segera hentikan dengan menekan di lokasi luka tersebut. Jika luka berada di tangan atau kaki, maka angkat tangan atau kaki agar pendarahan lebih cepat berhenti. Kemudian balut luka dengan menggunakan kasa dan plester,” urai Aditya.

Untuk memantapkan pemahaman, ada sesi tanya jawab dan tebak-tebakan cara penanganan mimisan. Pada sesi ini, antusias tampak dari perwakilan dokter kecil tiap kelompok yang maju untuk menjawab dan mempraktikkannya langsung. Kegiatan ini ditutup dengan penobatan jas dokter kecil dan pemberian kotak P3K serta poster merawat luka.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan ketika dalam sebuah kegiatan dan ada yang terluka, siswa di SDN Kluwut 01  bisa merawat lukanya sendiri atau menolong luka temannya,” pungkas Aditya. (HumasKKN123*/ic)

You might also like

Comments