Promosikan Kopi Sundan, KKN 110 UMM Adakan Festival Kopi

2

MALANG KABUPATEN, Mediamahasiswa.com –  Dalam usaha mengenalkan kopi asli sundan, KKN 110 UMM mengadakan Festival kopi pada Senin (21/8) lalu. Bertempat di dusun Sundan Desa Plaosan Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang. Festival kopi ini bertujuan untuk mengenalkan ke masyarakat luas terutama warga dusun Sundan bahwa kopi bisa diolah dalam berbagai macam metode dan memiliki cara menikmati yang berbeda-beda.

Dalam Festival kopi ini, kopi asli Sundan milik para petani dusun Sundan. Diracik sedemikian rupa menggunakan alat peracik kopi modern, sehingga masyarakat dapat mengetahui perbedaan rasa kopi yang diracik dengan cara tradisional dengan menggunakan alat peracik kopi modern.

Kegiatan ini menyediakan bermacam-macam yakni kopi Toraja, Aceh, Lampung dan tentunya kopi asli Sundan yang diproduksi oleh kelompok Tani Dusun Sundan yakni Kopisari. Menurut Joey Malvin, selaku ketua Pelaksana acara ini , festival kopi ini perlu diadakan agar masyarakat bisa menghargai kopi dari petani kopi dan tentunya mengenalkan kopi tersebut ke masyarakat.

“Kopi Nusantara itu ada banyak dengan berbagai macam rasa dan aroma, jadi dengan adanya festival kopi ini orang-orang lebih menghargai kopi dari petani kopi, dan untuk mengenalkan kopi tersebut ke masyarakat”, ujar mahasiswa psikologi UMM tersebut.

Berbeda halnya dengan pendapat salah satu pengunjung yang juga warga asli dusun Sundan yakni Windi, ia berpendapat bahwa festival kopi ini bisa mengakrabkan antara warga dusun Sundan dengan mahasiswa KKN 110 UMM. “Kalo untuk acaranya sih meriah banget, dan menurut saya festival kopi ini bisa jadi ajang untuk mengakrabkan warga dusun Sundan dengan mahasiswa yang sedang KKN 110 UMM”, ujarnya

Acara yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 24.00 ini, berlangsung sangat meriah dan ramai. Bahkan stan kopi yang disediakan tak pernah sepi dikunjungi oleh warga untuk memesan kopi hasil racikan anggota KKN 110. “Penontonnya rame banget, yang pesen kopinya juga rame sampe kewalahan kita dalam meracik kopi di stand”, tambah Joey .

Tak hanya cara pembuatan kopi yang dipamerkan pada festival kopi ini, KKN 110 UMM juga menampilkan pementasan drama, pemberian hadiah perlombaan 17 agustus  serta penampilan orkes desa. (ian/ta)

You might also like

Comments