Gelar Aksi Teatrikal Depan Polda Metrojaya, Ini 4 Tuntutan BEM SI Wilayah Jabodetabek-Banten

76

JAKARTA, MediaMahasiswa.com – Selasa (24/10) kemarin, ratusan masa aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jabodetabek-Banten menggelar aksi di depan Gedung Polda Metrojaya, Jakarta. Aksi tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas terhadap penangkapan dua mahasiwa Ihsan Munawwar (STEI SEBI) dan Ardi Sutrisby (IPB) pasca diselenggarakannya “Aksi Nasional Evaluasi 3 Tahun Jokowi-JK” 20 Oktober 2017 lalu.

Selain dikemas dalam aksi teatrikal, mahasiswa yang berasal dari dari beberapa kampus yakni STEI SEBI, STIAMI, UNJ, PNJ, YARSI, BSI, TAZKIA dan UNIDA juga menyampaikan sejumlah tuntutan. Di antaranya mengutuk tindakan represif aparat terhadap aksi damai mahasiswa.

“Penangkapan secara brutal saat mahasiswa menyuarakan kritik terhadap rezim atas refleksi kinerja 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK, adalah bentuk ikhtiar dari proses cek and balance dan dilindungi oleh undang-undang. Ketika suara itu dibungkam, ini adalah sikap yang menghancurkan demokrasi!” ungkap Koordinator Wilayah BEM SI Jabodetabek-Banten Ronaldo bagus Nugroho dalam siaran pers yang diterima redaksi MediaMahasiwa.com, Rabu (25/10).

Kedua,mendesak aparat kepolisan untuk membebaskan seluruh rekan-rekan mahasiswa yang di tahan. Perlu diketahui, penangkapan Ihsan Munawwar  dan Ardi Sutrisby menyusul ditetapkannya Wildan Wahyu Nugroho (Korpus BEM SI) dan Panji Laksono (Presma IPB) sebagai tersangka pada 23 Oktober 2017 lalu.

Ketiga, sambung Ronaldo, menuntut Presiden Jokowi untuk bersikap tegas dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat serta menindak oknum yang melakukan tindakan represif kepada Mahasiswa aliansi BEM Seluruh Indonesia. Terakhir, mengajak kepada seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat untuk merapatkan barisan dengan membuat sikap solidaritas kepada korban represifitas aparat.

“Karena menjadi penting adanya, momentum 3 tahun kepimpinan Jokowi-JK sebagai ajang untuk mengevaluasi, mengkontempelasi, menagih, mendesak, serta menuntut janji-janji pemerintah yang tertuang dalam visi misi serta cita-cita & tujuan negara Indonesia, khususnya nawacita,” (*/can)

You might also like

Comments