Browsing Category

Cerpen

Aku dan Desaku

Oleh: Sulis Tya* SIANG yang berapi tiada lelah temani hari. Senandung angin bahkan kesejukkannya tak lagi menampakan diri. Itulah perumpaan hati yang kini Najwa rasakan. Penuh emosi, sedih, dan ilusi menohok sanubari. Najwa, gadis belia…

Barisan Pengemis

Usai makan siang, kupandangi jalanan depan perusahaanku. Huh! Pengemis itu lagi, batinku geram saat melihat barisan pengemis di depan perusahaanku. Barisan pengemis ini hanya menjadi beban perusahaanku. Aku bertekad hari ini, hari terakhir…

Berlarilah Wahai Pasundan!

Dia melihat taman yang begitu indah dengan bunga bertebaran disana-sini, wanginya menghujam menusuk hidung mancungnya. Dia berdiri di samping danau yang masih mengepul uap karena udara dingin di pagi hari. Kabut menyambut menuruni bukit…

Mimpi Diatas Sebuah Harapan

Bersyukurlah kau dapat hidup di dunia ini. Bersyukurlah bahwa Tuhanmu selalu memberikanmu oksigen yang tidak pernah terhitung banyaknya yang telah Dia berikan untukmu, hanya untuk agar kau bisa hidup dan mensyukuri nikmat-Nya. Betapa…

Kesandiwaraan Semata

Malam itu, aku duduk termenung di sudut kamar. Pesan singkat dari Rossi sahabat Merry kekasihku, telah membuat ku termenung diam seribu bahasa. Tatapan mataku seakan tak kuat membendung air mata yang ingin menetes. Ku akui tak ada salahnya…

Cita-cita dan Cinta

“Ingin rasanya kugapai, tapi layakkah aku? Bahkan untuk memimpikannya saja aku merasa tak layak.” ”Nduk, jika bisa kamu cari pasangan hidup  yang satu ideologi dalam beragama dengan kamu ya... karna nantinya akan terjadi suatu dilema jika…

Hujan Penghabisan

Waktu perlahan bergerak dalam titik-titik air hujan... Mentari berlindung erat di balik lengan ibunya. Hujan deras mengguyur danau kecil itu. Semula, matahari memang terik menyengat daerah itu, menyengat permukaan air danau hingga akhirnya…

“Qolbi dan Qolbu”

Dia itu pendiam, hatinya bersih, takwa,dan keyakinannya sangat kuat kepada Tuhan Yang Maha esE. Karakteristik yang di miliki oleh seorang pemuda yang bernama Qolbi, pemuda yang berasal dari ujung suatu tempat yang dimana membutuhkan waktu…

Aji Mumpung Bang Soma

Oleh : Muhamad Faisal, Ilmu Komunikasi UMM 2012 Pagi itu tepat pukul 6.30 pagi. Nampak dari kejauhan seorang pemuda dengan semangat dan cerianya melangkah menuju sebuah warung makan untuk membeli sarapan. Sebut saja pemuda itu dengan…

Medina

Karya : R. Moh Rival N. U. Malam ini sangat hangat, langit seolah berwarna dua diantara bintang dan suasana kelam.  Aku memandang langit itu yang seolah memberiku ingatan masa lalu. Aku teringat akan janji yang 5 tahun lalu pernah terucap.…

Dendam Pilistina dan Misrahel

Karya : R. Moh Rival Nurriski U Hari itu tidak hujan, dan saat itu Tina sedang duduk di sebuah taman bermain anak-anak dekat pantai yang indah. Tina memang biasa datang ke tempat ini untuk sekedar melepas lelah. Hari itu sepertinya dia…

Datar

Oleh : Abdul Jalil (*) Pagi itu, kami melihat suasana yang berbeda dari hari-hari sebelumnya. Suasana yang tak pernah kami jumpai seumur hidup kami. Biasanya kami memakai baju seragam untuk ke sekolah, memberi salam ketika ada guru yang…

Penguasa

Oleh : Abdul Jalil Sunday,26th of November 2012 (in front of room 601 GKB 1) Penguasa adalah pekerjaan yang tidak terhormat. Penguasa selalu saja berbau negatif. Penguasa juga tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.…