Media Mahasiswa
  • Home
  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Media Mahasiswa
  • Home
  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Media Mahasiswa
No Result
View All Result
Home Mahasiswa

Serial Kuliah Eurasia HI UMM 2025: Prof. Yinghuei Chen Dorong Terbentuknya Warga Global yang Inklusif

Desember 6, 2025
in Mahasiswa
Serial Kuliah Eurasia HI UMM 2025: Prof. Yinghuei Chen Dorong Terbentuknya Warga Global yang Inklusif

MALANG, MediaMahasiswa.com – Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghadirkan Prof. Yinghuei Chen dari Asia University dalam kelas berjudul “Multiculturalism in the Era of Globalization”. Kelas ini merupakan bagian dari kolaborasi Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan Eurasia Foundation dalam rangkaian Eurasia Lecture Series.

Prof. Chen membuka paparan dengan menegaskan bahwa multikulturalisme ialah cara hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman budaya, agama, dan etnis. Ketika teknologi dan mobilitas global membuat dunia kian menyatu, masyarakat justru perlu menyadari bahwa perbedaan memperkaya identitas kolektif manusia.

“Arus manusia, barang, dan informasi yang bergerak cepat memang menjadikan dunia bak “desa global”, namun tantangan menjaga jati diri budaya sambil tetap terbuka pada pengaruh luar kian terasa. Di titik inilah multikulturalisme berfungsi sebagai landasan nilai sekaligus arah kebijakan untuk menumbuhkan toleransi, inklusivitas, dan rasa saling menghargai,” urai Prof. Chen.

Menjelaskan respons kampusnya, Prof. Chen memaparkan strategi internasionalisasi Asia University yang menanamkan nilai multikultural lewat tiga bahasa wajib, antara lain: Mandarin, Inggris, dan bahasa pemrograman. Program tersebut didukung dengan program pertukaran pelajar dan kegiatan relawan lintas negara. 

“Pendekatan ini dirancang untuk melahirkan ‘global citizens’ yang peka terhadap keberagaman, siap bekerja melampaui batas-batas budaya, dan terampil berkolaborasi dalam jaringan yang luas,” ungkapnya. Literasi lintas budaya, tekannya, tidak berhenti pada pengetahuan; ia mesti dirasakan dan dipraktikkan melalui perjumpaan, proyek bersama, dan kerja-kerja pelayanan masyarakat.

Membaca arah zaman setelah pandemi, Prof. Chen menilai multikulturalisme bukan lagi sebatas mengenal budaya lain, melainkan membangun solidaritas global sebagai dasar pemulihan bersama. 

“Dunia bergerak menuju Globalization 4.0, fase yang menuntut kolaborasi antarnegeri dan pemahaman budaya yang lebih kuat demi masa depan yang adil, berkelanjutan, dan manusiawi,” tambahnya sebelum mengakhiri kelas. Ia menutup sesi dengan ajakan merawat ragam identitas melalui dialog, kebijakan yang inklusif, dan pendidikan transnasional agar tercipta tatanan global yang damai dan produktif. (*)

Tags: HI UMM
ShareTweet

Related Posts

Tak Seindah di Drakor, Pakar Universitas Auckland Ungkap Sulitnya Mahasiswa Asing Cari Kerja di Korea Selatan
Mahasiswa

Tak Seindah di Drakor, Pakar Universitas Auckland Ungkap Sulitnya Mahasiswa Asing Cari Kerja di Korea Selatan

MALANG, MediaMahasiswa.com - Krisis penurunan jumlah penduduk yang melanda Korea Selatan memaksa negara tersebut untuk mengubah pandangannya terhadap warga asing....

Juli 3, 2026
Hutan Wakaf sebagai Ruang Harmoni Multikultural dan Ketahanan Iklim
Kampus

Belajar Mitigasi Bencana dari Jepang, Prof. Nishi Yoshimi Tekankan Peran Budaya dan Komunitas

MALANG, MediaMahasiswa.com — Berbekal pengalaman panjang meneliti proses pemulihan pascabencana di berbagai negara, khususnya Jepang dan Indonesia, Guru Besar Kyoto...

Januari 8, 2026
Hutan Wakaf sebagai Ruang Harmoni Multikultural dan Ketahanan Iklim
Mahasiswa

Hutan Wakaf sebagai Ruang Harmoni Multikultural dan Ketahanan Iklim

MALANG, Berifakta.com — Indonesia kerap disebut sebagai salah satu negara dengan kekayaan ekologis paling beragam di dunia. Keragaman lanskap, hayati,...

Januari 8, 2026
Humanitarian Conservation-Based Learning Perkuat Pendidikan Multikultural
Mahasiswa

Humanitarian Conservation-Based Learning Perkuat Pendidikan Multikultural

MALANG, MediaMahasiswa.com — Isu keberagaman dan potensi gesekan sosial di Indonesia menuntut model pendidikan yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, melainkan...

Januari 8, 2026
Next Post

Bedah Identitas Maritim Indonesia, Dosen HI UMM Raih Penghargaan Disertasi Terbaik di Taiwan

Gimi Hijab, Brand Fashion Kebanggaan Cirebon Tampil di Cirebon Music & Fashion Festival 2025

Gimi Hijab, Brand Fashion Kebanggaan Cirebon Tampil di Cirebon Music & Fashion Festival 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional

Tentang Kami

Media Mahasiswa merupakan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang berdiri secara Independen.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
Secret Link