Media Mahasiswa
  • Home
  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Media Mahasiswa
  • Home
  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Media Mahasiswa
No Result
View All Result
Home Kampus

Dari Mata-Mata Kejam hingga Pujaan Hati: Evolusi Wajah Korea Utara dalam Budaya Populer Korea Selatan

Juni 28, 2026
in Kampus
Dari Mata-Mata Kejam hingga Pujaan Hati: Evolusi Wajah Korea Utara dalam Budaya Populer Korea Selatan

Budaya populer Korea Selatan (K-Culture) tidak hanya berhasil menaklukkan dunia hiburan global, tetapi juga memainkan peran penting dalam meredefinisi wajah Korea Utara di mata publik. 

Dinamika dan evolusi pandangan terhadap negara berjuluk “Hermit Kingdom” tersebut dikupas secara mendalam oleh pakar studi Korea, Dr. Stephen Epstein, dalam dalam kelas Kajian Kawasan Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kelas ini merupakan hasil kerjasama Prodi HI UMM dengan University of Auckland’s Strategic Research Institute (SRI) for Korean Studies yang turut didukung oleh Kementerian Pendidikan Republik Korea.

Melalui rujukan berbagai karya akademisnya, Dr. Epstein membedah bagaimana transformasi karakter Korea Utara dalam sinema dan televisi mencerminkan sekaligus membentuk pemahaman masyarakat Selatan sepanjang abad ke-21. 

Dr. Epstein menjelaskan bahwa sebelum tahun 1998, representasi Korea Utara di media Korea Selatan umumnya bersifat satu dimensi. Tokoh mata-mata dari Utara selalu dikonstruksikan sebagai sosok jahat atau perwujudan iblis yang mutlak. Namun, seiring berjalannya era Kebijakan Sinar Matahari (Sunshine Policy) pada awal 2000-an, muncul pergeseran masif menuju pendekatan tayangan yang lebih ringan, penuh ironi, farce, dan komedi. 

Kehadiran para pembelot Korea Utara (talbukja) juga mulai mewarnai lanskap media Korea Selatan. Salah satu fenomena televisi yang disoroti adalah acara talk show varietas Now on My Way to Meet You. Acara ini secara unik mencampurkan unsur humor, daya tarik visual, dan penampilan budaya dengan narasi-narasi tragis tentang pelarian, kerja paksa, hingga perpisahan keluarga para pembelot. 

Memasuki era 2010-an, sinema Korea Selatan menampilkan tren baru yang mengejutkan, di mana mata-mata Korea Utara justru diposisikan sebagai pahlawan baru dalam film layar lebar. Dr. Epstein mencatat adanya perubahan kiasan (trope) penting: jika dulu stereotip hubungan berpusat pada pameo “Namnam Buknyeo” (Pria Selatan, Wanita Utara), kini bergeser menjadi “Buknam Minam” (Pria Utara, Pria Tampan). Agen rahasia Utara kini digambarkan sebagai sosok petarung elite yang tampan, multibahasa, patriotik, dan sangat setia pada keluarga. Karakter “idola pop” dari Utara ini kerap diperankan oleh aktor muda populer Korea Selatan, sementara karakter intelijen Selatan (National Intelligence Service) justru diperankan oleh aktor-aktor senior. 

Memasuki era 2020-an, kehadiran platform streaming raksasa seperti Netflix membawa narasi domestik ini ke hadapan audiens global. Drama hit Crash Landing on You menjadi tonggak penting dengan menampilkan maskulinitas ideal pria Korea Utara melalui karakter Kapten Ri Jeong-hyeok. Meskipun drama komedi romantis ini membangkitkan nostalgia budaya, menampilkan solidaritas desa, dan menonjolkan sisi romantis, realitas mengenai kekejaman negara, pemadaman listrik, kemiskinan, hingga kesenjangan sosial di Korea Utara tetap ditampilkan secara autentik berkat keterlibatan konsultan dari kalangan pembelot. Karakter pembelot Utara yang tangguh juga semakin menonjol untuk konsumsi internasional, seperti yang terlihat pada karakter ikonik Kang Saebyeok dalam serial global Squid Game. 

Melalui analisisnya, Dr. Stephen Epstein menyimpulkan bahwa para produsen konten Korea Selatan berhasil memanfaatkan posisinya sebagai pemimpin budaya pop global untuk menyuarakan isu geopolitik. Melalui layar kaca, mereka secara tidak langsung mengomunikasikan pesan kepada dunia bahwa di balik ketegangan politik dan pembatasan ideologi yang kaku, masyarakat Korea Utara pada dasarnya terdiri dari individu-individu biasa yang memiliki sisi kemanusiaan yang kompleks. (*)

Tags: HI UMM
ShareTweet

Related Posts

Di Balik Gemerlap K-Pop, Pakar Monash University Ungkap Realitas Kerasnya Hidup di Korea Selatan
Kampus

Di Balik Gemerlap K-Pop, Pakar Monash University Ungkap Realitas Kerasnya Hidup di Korea Selatan

MALANG, MediaMahasiswa.com - Citra indah Korea Selatan yang kerap ditampilkan melalui drama dan musik K-Pop ternyata tidak sepenuhnya mencerminkan realitas...

Juli 10, 2026
Dari Pekerja Migran hingga Penikmat K-Pop: Guru Besar HI UMM Bedah Realitas Kehidupan Muslim di Korea Selatan
Kampus

Dari Pekerja Migran hingga Penikmat K-Pop: Guru Besar HI UMM Bedah Realitas Kehidupan Muslim di Korea Selatan

MALANG, MediaMahasiswa.com - Korea Selatan kini tengah mengalami transisi besar dari negara beretnis tunggal (dan-il minjok) menjadi masyarakat yang semakin...

Juni 20, 2026
Kampus

Dobrak Stigma ‘Hermit Kingdom’, HI UMM Hadirkan Akademisi Selandia Baru untuk Bedah Dinamika Korea Utara

MALANG, MediaMahasiswa.com - Di balik citra tertutup yang sering ditampilkan media, Korea Utara menyimpan dinamika sosial-ekonomi yang kompleks dan kerap...

Juni 9, 2026
Kupas Krisis Demografi dan Ilusi Meritokrasi, Dosen HI UMM Bedah Akar Ketimpangan Sosial Korea Selatan
Kampus

Kupas Krisis Demografi dan Ilusi Meritokrasi, Dosen HI UMM Bedah Akar Ketimpangan Sosial Korea Selatan

MALANG, MediaMahasiswa.com - Di balik gemerlap kemajuan ekonomi dan industri hiburannya, Korea Selatan rupanya tengah menghadapi krisis struktural yang kian...

Juni 9, 2026
Next Post
Tak Seindah di Drakor, Pakar Universitas Auckland Ungkap Sulitnya Mahasiswa Asing Cari Kerja di Korea Selatan

Tak Seindah di Drakor, Pakar Universitas Auckland Ungkap Sulitnya Mahasiswa Asing Cari Kerja di Korea Selatan

Di Balik Gemerlap K-Pop, Pakar Monash University Ungkap Realitas Kerasnya Hidup di Korea Selatan

Di Balik Gemerlap K-Pop, Pakar Monash University Ungkap Realitas Kerasnya Hidup di Korea Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional

Tentang Kami

Media Mahasiswa merupakan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang berdiri secara Independen.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
Secret Link