Media Mahasiswa
  • Home
  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Media Mahasiswa
  • Home
  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Media Mahasiswa
No Result
View All Result
Home Kampus

Dobrak Stigma ‘Hermit Kingdom’, HI UMM Hadirkan Akademisi Selandia Baru untuk Bedah Dinamika Korea Utara

Juni 9, 2026
in Kampus

MALANG, MediaMahasiswa.com – Di balik citra tertutup yang sering ditampilkan media, Korea Utara menyimpan dinamika sosial-ekonomi yang kompleks dan kerap disalahpahami oleh masyarakat internasional.

Pemahaman yang reduktif dan penuh stereotip tentang negara berjuluk “Hermit Kingdom” ini sering kali mengaburkan logika strategis rezim dan realitas kehidupan warganya. 

Fenomena ini dikupas secara komprehensif oleh Viola Freddi dari Faculty of Arts & Education, University of Auckland, dalam kelas Kajian Kawasan Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). 

Dalam paparannya, Viola menyoroti kesenjangan antara mitos dan realitas terkait kemandirian Korea Utara. Meskipun ideologi Juche menekankan kemandirian nasional secara mutlak dan meminimalisir ketergantungan asing , pada kenyataannya ekonomi mereka sangat bergantung pada dukungan eksternal, terutama perdagangan dengan Tiongkok. 

Viola juga menjelaskan bagaimana kelaparan parah atau “Arduous March” pada era 1990-an memicu kemunculan pasar informal yang dikenal sebagai jangmadang. “Korea Utara telah mengalami proses pasarisme dari bawah, melalui pengembangan ekonomi kapitalis informal untuk melawan runtuhnya sistem distribusi publik,” jelasnya, menepis anggapan bahwa negara tersebut murni berhasil mengandalkan ekonomi terpusat. 

Terkait akses informasi, Viola mematahkan mitos bahwa warga Korea Utara sepenuhnya terisolasi dan “dicuci otaknya” secara seragam. Berkat masuknya Hallyu (gelombang budaya pop Korea Selatan) melalui jaringan informal seperti USB, DVD, dan radio yang diselundupkan, banyak warga mulai terpapar gaya hidup serta narasi alternatif dari luar. 

Menanggapi dinamika geopolitik terkini, Viola mencatat adanya pergeseran sikap terkait masa depan Semenanjung Korea. Jika secara historis Korea Utara agresif mengejar unifikasi, di bawah kepemimpinan Kim Jong Un saat ini hal tersebut tampaknya bukan lagi prioritas. Sikap ini ditunjukkan lewat tindakan simbolis seperti pembongkaran monumen unifikasi. Di sisi lain, generasi muda Korea Selatan juga menunjukkan penurunan antusiasme terhadap gagasan penyatuan tersebut akibat kekhawatiran ekonomi dan keamanan. 

Melalui kelas tamu yang interaktif ini, Viola berpesan agar mahasiswa dapat mengevaluasi sumber informasi tentang Korea Utara secara kritis, mengingat informasi yang ada sering kali sangat terpolitisasi. Pemahaman yang bernuansa dan kemampuan untuk membongkar narasi “irasionalitas” dinilai sangat penting untuk mendukung analisis kebijakan luar negeri yang lebih efektif. (*)

Tags: HI UMM
ShareTweet

Related Posts

Bukan Lagi Antar-Ormas, Polarisasi Politik Islam Mulai Merambah Akar Rumput NU dan Muhammadiyah
Kampus

Bukan Lagi Antar-Ormas, Polarisasi Politik Islam Mulai Merambah Akar Rumput NU dan Muhammadiyah

MALANG, MediaMahasiswa.com - Polarisasi politik Islam di Indonesia tidak hanya menciptakan jarak antarkelompok keagamaan, melainkan telah merambah hingga ke pembelahan...

Oktober 30, 2026
Kikis Dark Jokes dan Superioritas Etnis Demi Redam Konflik Sosial di Kawasan Asia
Kampus

Kikis Dark Jokes dan Superioritas Etnis Demi Redam Konflik Sosial di Kawasan Asia

MALANG, Berifakta.com - Di tengah laju globalisasi yang sarat ketidakpastian, ancaman konflik sosial di Asia tidak lagi sekadar dipicu oleh...

Oktober 30, 2026
Bukan Sekadar Skorsing, Pemberdayaan Mediasi Sejawat Jadi Kunci Harmoni Multikultural
Kampus

Bukan Sekadar Skorsing, Pemberdayaan Mediasi Sejawat Jadi Kunci Harmoni Multikultural

MALANG, MediaMahasiswa.com - Ancaman tsunami sosial akibat benturan nilai di tengah masyarakat multikultural Indonesia tidak lagi bisa diredam sekadar melalui...

Oktober 30, 2026
Mengisi Kekosongan Negeri Ginseng, Imigran Asia Tenggara Ubah Wajah Pembangunan Desa Korea
Kampus

Mengisi Kekosongan Negeri Ginseng, Imigran Asia Tenggara Ubah Wajah Pembangunan Desa Korea

Penurunan populasi usia produktif di pedesaan Korea Selatan menuntut pergeseran paradigma pembangunan dari sekadar infrastruktur fisik menuju penguatan integrasi sosial...

Oktober 15, 2026
Next Post
Dari Pekerja Migran hingga Penikmat K-Pop: Guru Besar HI UMM Bedah Realitas Kehidupan Muslim di Korea Selatan

Dari Pekerja Migran hingga Penikmat K-Pop: Guru Besar HI UMM Bedah Realitas Kehidupan Muslim di Korea Selatan

Dari Mata-Mata Kejam hingga Pujaan Hati: Evolusi Wajah Korea Utara dalam Budaya Populer Korea Selatan

Dari Mata-Mata Kejam hingga Pujaan Hati: Evolusi Wajah Korea Utara dalam Budaya Populer Korea Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional

Tentang Kami

Media Mahasiswa merupakan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang berdiri secara Independen.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Kampus
  • Lifestyle
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
Secret Link